Kitab Riyadhus Shalihin Bab 40 ( Imam An-Nawawi)
Berbakti Kepada Kedua Orangtua Dan Mempererat Keluarga
Dari Abu Ayyub, iaitu Khalid bin Zaidal-Anshari رضي الله عنه bahawa
ada seorang lelaki berkata: "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada saya
suatu amalan yang dapat memasukkan saya ke dalam syurga." Kemudian
Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda:
"Engkau supaya menyembah kepada Allah dan janganlah engkau menyekutukan
sesuatu denganNya, juga supaya engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat dan
mempererat ikatan kekeluargaan." (Muttafaq 'alaih). Berikut adalah penjelasan hadits ini:
PENJELASAN HADIST :
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan sembahlah Allah serta jangan menyekutukan sesuatu
denganNya. juga berbuat baiklah kepada kedua orangtua, kerabat, anak-anak
yatim, orang-orang miskin, tetangga yang menjadi kerabat, tetangga yang bukan
kerabat, teman seperjalanan, orang yang dalam perjalanan dan bambasahaya yang
menjadi milik tangan kananmu." (an-Nisa': 36)
Allah Ta'ala berfirman pula:
"Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan namaNya
engkau semua saling menuntut hak dan peliharalah kekeluargaan." (an-Nisa':
1)
"Orang-orang yang berakal ialah mereka yang
memperhubungkan apa yang diperintahkan untuk diperhubungkan oleh Tuhan - yakni
shilatur rahmi." (ar-Ra'ad: 21)
Allah Ta'ala berfirman lagi:
"Dan Kami - Allah - berwasiat kepada manusia supaya
berbuat baik kepada kedua orangtuanya." (al-Ankabut: 8)
Allah Ta'ala berfirman pula:
"Dan Tuhanmu telah menentukan supaya engkau semua
jangan menyembah melainkan Dia dan supaya engkau semua berbuat baik kepada
kedua orangtua. Dan kalau salah seorang di antara keduanya atau keduanya ada di
sisimu sampai usia tua, maka janganlah engkau berkata kepada keduanya dengan
ucapan "cis", dan jangan pula engkau menggertak keduanya, tetapi
ucapkanlah kepada keduanya itu ucapan yang mulia - penuh kehormatan.
"Dan turunkanlah sayap kerendahan - maksudnya:
Rendahkanlah dirimu - terhadap kedua orangtuamu itu dengan kasih-sayang dan
katakanlah: "Ya Tuhanku, kasihanilah kedua orang tuaku itu sebagaimana
keduanya mengasihi aku di kala aku masih kecil." (al-lsra': 23-24)
Juga Allah Ta'ala berfirman:
"Dan Kami - Allah - berwasiat kepada manusia supaya
berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan
menderita kelemahan di atas kelemahan - yakni terus -menerus - dan ceraian
susuannya dalam dua tahun. Hendaknya engkau bersyukur kepadaKu dan kepada kedua
orangtuamu." (Luqman: 14)
No comments:
Post a Comment